Selasa, 11 Februari 2014

Berbagai Akibat Yang Disebabkan Oleh Rokok

kanker
Lebih dari 40% semua jenis kanker disebabkan oleh gaya hidup yang salah. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan di Inggris, hampir setengah penderita kanker disebabkan gaya hidup.

Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok dan minum minuman beralkohol, keduanya dapat menyebabkan timbulnya berbagai jenis kanker.

Namun, ternyata rokok menjadi pemicu utama dari berbagai kanker yang muncul. Kebiasaan merokok menyebabkan 23 % kanker pada pria serta 15,6% kanker pada wanita.

"Mayoritas orang percaya bahwa kanker disebabkan oleh keturunan. Namun setelah melihat semua data dan bukti, jelas sekali bahwa sekitar 40% penyebab kanker lebih disebabkan oleh berbagai hal yang sebenarnya bisa kita rubah" kata Profesor Max Parkin.

Para peneliti juga menemukan posisi kedua penyebab dari kejadian kanker adalah karena sedikitnya konsumsi buah dan sayuran segar pada pria.

Berbeda dengan pria, penyebab dari kanker pada wanita selain merokok adalah adanya berat badan berlebih atau obesitas. "Kami tidak menduga ketika menemukan konsumsi buah dan sayur akan menjadi sangat penting bagi pria untuk melawan kanker.

Serta tidak mengira bila kegemukan bisa berdampak buruk dibandingkan dengan alkohol pada wanita" Kata Prof Max Parkin, juru bicara para peneliti.

Dibawah ini adalah beberapa penyebab terjadinya kanker pada pria dan wanita:

Pria
  • Kebiasaan merokok 23 %
  • Konsumsi sedikit buah dan sayur 6,1 %
  • Bahaya atau resiko dalam pekerjaan 4,9 %
  • Alkohol 4,6 %
  • Kegemukan 4,1 %
  • Paparan sinar matahari 3,5 %
Wanita
  • Kebiasaan merokok 15,6 %
  • Obesitas 6,9 %
  • Infeksi suatu penyakit 3,7 %
  • Paparan sinar matahari 3,6 %
  • Konsumsi buah dan sayur yang sedikit 3,4 %
  • Alkohol 3,3 %
Merokok, merupakan kebiasaan buruk yang dapat mengancam kesehatan organ jantung serta pembuluh darah.

kebiasaan merokok
Penelitian yang terbaru menunjukkan bahwa merokok juga dapat meningkatkan resiko terserang stroke, dan ancaman yang paling besar adalah pada mereka yang terbiasa menghisap rokok menthol.

Para peneliti menyatakan bahwa mereka yang biasa menghisap rokok menthol cenderung mengalami peningkatan resiko terserang stroke jika dibandingkan dengan orang yang menghisap rokok biasa.

Menurut sebuah studi para ilmuwan di Kanada, resiko terserang stroke yang lebih nyata ditemukan pada perempuan perokok menthol serta mereka yang keturunan non-Afrika. Para ilmuwan pun memberikan saran agar rokok mentol sebaiknya dihindari untuk menekan resiko stroke selain itu sebisa mungkin menghindari semua jenis rokok karena dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Dalam studinya, Vozoris menggunakan informasi yang diambil dari survei gaya hidup dan kesehatan yang mencakup sekitar 5.028 orang perokok dewasa. Survei ini dilakukan antara tahun 2001 sampai 2008. Secara keseluruhan, sekitar 26% para responden tersebut menyatakan bahwa mereka terbiasa menghisap rokok mentol sedangkan sisanya menghisap rokok non mentol.

Beberapa ahli dalam penelitian tersebut berpendapat bahwa, mentol akan mempermudah seseorang untuk mulai belajar merokok serta lebih sulit untuk dihentikan. Karena rasanya dapat menyamarkan aroma tembakau yang keras.

Diantara para responden yang merokok mentol, sebanyak 3,4% mengatakan bahwa mereka pernah menderita stroke, sedangkan sekitar 2,7% perokok yang menghisap rokok non mentol mengatakan bahwa mereka pernah mengalami stroke.

Setelah memperhitungkan berbabagi faktor seperti umur, suku, jenis kelamin serta jumla rokok yang dihisap oleh para perokok tersebut, Vozoris memberi kesimpulan bahwa penghisap rokok mentol memiliki resiko 2 kali lipat terserang stroke jika dibandingkan dengan perokok non mentol. Perbedaan yang signifikan terlihat pada kaum perempuan serta perokok dari suku non Afrika.

Gordon Tomaselli yaitu seorang Presiden American Heart Association dan Direktur Bagian Kardiologi dari John Hopkins University School  of Medicine berpendapat bahwa studi tersebut telah memperlihatkan kaitan antara kebiasaan merokok mentol serta resiko stroke, namun tidak berhubungan dengan tekanan darah tinggi.

Selain itu, kebiasaan merokok juga dapat berdampak pada kecantikan kulit. Dibawah ini adalah beberapa dampak yang buruk dari merokok pada kulit anda:
  • Merokok dapat membuat kulit menjadi kering
Wanita yang menghisap rokok lebih dari 10 batang setiap harinya, memiliki tingkat kelembaban kulit yang lebih rendah jika dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Akibatnya, kulit menjadi kering karena mengalami dehidrasi. Dampaknya adalah kelenturan kulit menjadi semakin berkurang serta mudah untuk mengelupas.
  • Penuaan dini
Rokok mengandung berbagai zat kimia yang dapat merusak dan menghancurkan elastin dan kolagen yang berfungsi untuk kelenturan serta kekenyalan kulit. Hal seperti ini akan mengakibatkan kondisi kulit menjadi semakin buruk, muncul kerutan dan keriput serta tekstur kulit menjadi kering.
  • Kulit menjadi kusam serta pucat
Kulit mendapatkan berbagai nutrisi dari darah. Seseorang yang memiliki kebiasaan merokok memiliki sistem metabolisme yang lebih lambat sehingga pasokan nurisi untuk kulit berjalan lebih lambat daripada orang yang tidak merokok. Inilah penyebabnya mengapa para perokok memiliki kulit yang kusam serta pucat

Sabtu, 28 Desember 2013

Kebiasaan Buruk Yang Menyebabkan Gangguan Pernapasan

sistem pernapasan
Gangguan pada pernapasan bisa menjadi cara untuk mengidentifikasi kebiasaan hidup anda sehari-hari. Secara sengaja maupun tidak, terkadang kita sering melakukan beberapa kebiasaan buruk yang dapat memberikan berbagai macam pengaruh pada kondisi kesehatan kita.

Sudah banyak sekali kebiasaan buruk yang dapat berdampak pada kesehatan tubuh kita. Selain itu ada juga berbagai jenis kebiasaan buruk yang juga dapat berdampak pada pernapasan kita.

Dibawah ini adalah beberapa kebiasaan buruk yang dapat berdampak buruk pada pernapasan, yaitu:
  • Merokok
Kebiasaan merokok merupakan penyebab utama dari munculnya berbagai masalah pada sistem pernapasan. Selain itu merokok tidak hanya bisa menyebabkan masuknya berbagai racun dalam paru-paru sehingga akan berdampak munculnya penyakit kanker paru-paru.

Banyaknya racun dalam rokok dapat tertinggal di dalam dinding paru-paru kita, meliputi nikotin, tar serta karbon dioksida. Sehingga tidaklah mengerankan bila seorang perokok akan sering sekali mengalami gangguan pada sistem pernapasan seperti pneumonia, batuk, serta bronkitis.
  • Minuman beralkohol
minuman beralkohol Bila seseorang sering minum minuman beralkohol, maka ia akan mengalami kerusakan pada sistem kekebalan tubuhnya. Dan bila sistem kekebalan tubuhnya lemah, maka akan banyak sekali organ-organ tubuhnya yang mengalami infeksi dengan sangat mudah, baik itu infeksi pada organ hati maupun infeksi pada sistem pernapasan yang cara penularannya sangat mudah sekali. Saat terjadi infeksi karena virus maupun bakteri, tidak hanya sel-sel tubuh saja yang akan diserang, namun flafelin yang terdapat pada bakteri yang bersifat racun nantunya juga akan memperparah kondisi alergi sehingga dapat menimbulkan berbagai masalah gangguan pernapasan seperti sesak napas, lendir maupun batuk. Di samping itu, orang yang suka minum minuman keras dalam waktu yang cukup lama, nantinya akan mengalami kardiomiopati yaitu adanya kelemahan pada otot jantung. Otot jantung yang lemah tidak dapay memompa darah yang cukup banyak untuk menutrisi berbagai organ-organ tubuh termasuk organ paru-paru. Hal seperti akan dapat mengakibatkan kelelahan, napas menjadi pendek-pendek serta sulit untuk bernapas.
  • Kurang istirahat
Istirahat yang cukup merupakan hal yang sangat penting, agar sistem imunitas tubuh dapat berfungsi dengan baik. Saat tubuh beristirahat, tubuh kita akan mengembalikan dan memperbaiki semua sel-sel tubuh, termasuk berbagai jaringan tubuh yang berperan dalam memproduksi sel-sel kekebalan tubuh. orang yang kurang istirahat, umumnya rentan sekali untuk mengalami masalah gangguan pernapasan seperti penyakit asma, yang umumnya muncul karena adanya infeksi maupun karena alergi.
  • Kurang olahraga
berolahragaBila anda selalu merasakan badan anda kurang fit, bisa jadi hal seperti ini terjadi karena anda kurang olahraga maupun kurang melakukan aktivitas fisik, sehingga menyebabkan peredaran darah menjadi tidak lancar dan mengakibatkan sel-sel, jaringan serta organ tubuh anda tidak ternutrisi secara sempurna. Kurang olahraga juga bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh menalami gangguan serta rentan sekali mengalami infeksi. Dan penyakit flu merupakan salah satu gangguan pernapasan yang sangat umum dan mudah sekali menyerang manusia karena kurang olahraga.
  • Stres
Hormon stres yang kadarnya sukup tinggi dapat menimbulkan adanya ketidakseimbangan hormon dalam tubuh seseorang. Hal seperti ini akan mengakibatkan sistem metabolisme serta daya tahan tubuh menjadi menurun. Menurunnya daya tahan tubuh akan dapat mengakibatkan munculnya infeksi serta gangguan pada sistem pernapasan. Selain itu, tanpa kita sadari stres juga dapat menyebabkan adanya penyempitan pada saluran pernapasan serta dapat memicu penyakit asma.
  • Kurang cairan
Air sangat penting bagi tubuh kita. Tanpa air, maka organ-organ dalam tubuh kita akan mengalami penurunan sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik. Jika tubuh kita kita ibaratkan dengan mesin, maka air adalah olinya. Tanpa adanya oli, maka mesin menjadi seret dan cepat rusak. megitu juga dengan tubuh kita. Bila tubuh kita bekerja terlalu berat, tanpa adanya air yang cukup, maka organ-organ tubuh kita termasuk organ pernapasan akan mengalami aus dalam waktu cepat maupun lambat. Hal seperti ini akan memicu timbulnya berbagai masalah seperti gangguan pernapasan.
  • Kurang buah dan sayuran
Selain  tubuh kita memerlukan lemak, protein serta karbohidrat agar dapat berfungsi dengan baik, tubuh kita juga memerlukan vitamin dan mineral yang terdapat pada buah dan sayuran untuk mengatur berbagai fungsi serta sistem kerja tubuh. Selain mengandung vitamin dan mineral, buah dan sayuran juga mengandung berbagai zat yaitu antrakuinon, glikosida, flavonoid, karoten, proxeronin, rutin xeronin dan masih banyak lagi. berbagai kandungan nutrisi yang baik ini tidak hanya dapat menutrisi tubuh kita, namun juga dapat memperbaiki sistem kerja tubuh. Dengan tubuh yang sehat, maka kita akan dapat mengurangi berbagai gangguan kesehatan terutama gangguan pada sistem pernapasan.

Jumat, 27 Desember 2013

Hemoroid Pada Ibu Hamil

 Adanya gejolak hormon yang terjadi pada saat kehamilan juga dapat menyebabkan ibu-ibu yang sedang dalam masa kehamilan mengalami hemoroid atau yang biasa disebut dengan ambeien

Rahim yang berisi dengan janin akan meningkatkan tekanan di dalam abdomen atau bagian perut. Sehingga ambeien rentan sekali terjadi. Hal seperti ini diakibatkan oleh adanya tekanan karena pertumbuhan janin pada vena hemorrhoid.

Ibu-ibu yang sedang dalam keadaan hamil sangat rentan sekali untuk menderita ambeien karena peningkatan kadar hormon saat kehamilan yang dapat melemahkan dinding vena pada bagian dubur.


Ada banyak sekali ibu hamil yang mengalami ambeien setelah 6 bulan usia kehamilan karena adanya peningkatan tekanan pada vena di bagian dalam area panggul.

Hal yang sama telah disampaikan oleh seorang spesialis bedah digestif RSUD Dr. Soetomo yaitu Prof. Dr. Abdus Syukur SpB-BKD dalam sebuah Seminar Awam Penanganan pada Hemoroid yang diadakan di Siloam Hospitals pada tanggal 14 April lalu.

Selain dikarenakan adanya peningkatan tekanan dalam perut ibu hamil, masih terdapat beberapa penyebab-penyebab yang lain yang dapat menyebabkan hemoroid pada ibu hamil. Yaitu, perubahan hormon estrogen serta progesteron yang ada di dalam tubuh ibu dalam masa kehamilan, serta volume darah yang mengalami peningkatan sekitar 20%.

"Keadaan seperti ini akan semakin parah bila seseorang ibu hamil tersebut memiliki keturunan ambeien" kata dokter yang akrab disapa Syukur. Hal yang terpenting untuk kita ketahui adalah tidaks emua ambeien harus dioperasi. Dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa 4 dari 10 orang ibu hamil akan terserang ambeien.

Jika hal seperti ini telah terjadi, maka para ibu hamil haruslah bertanya pada dokter tentang tingkatan penyakit ambeien. Apalagi jika dokter telah memberikan himbauan bahwa ibu hamil tersebut untuk diharuskan menjalani operasi. Sebab, pada ambeien tingkat I dan II, metode pengobatan untuk ambeien tidak memerlukan suatu tindakan operasi.

Metode pengobatan yang dilakukan oleh dokter hanya bersifat konservatif, yaitu berupa pemberian obat yang diminum serta diet makanan pedas, durian, nanas, acar, salak serta tidak makan daging kambing. Untuk lebih jelasnya, ambeien memiliki 4 tingkatan keparahan, meliputi:
  • Tingkat I. Ambeien masih berada di dalam bagian dubur. Keluhan yang umumnya terjadi adalah keluar darah pada bagian dubur saat buang air besar, tanpa adanya rasa nyeri serta rasa gatal
  • Tingkat II. Saat mengejan, anbeien berupa sebuah tonjolan yang dapat keluar masuk pada bagian dubur. Disertai dengan perdarahan, sesuatu yang menonjol pada dubur, disertai dengan rasa nyeri serta dapat berpindah posisi secara spontan.
  • Tingkat III. Ambeien yang berupa tonjolan tersebut dapat keluar dengan mudahnya meskipun tidak saat mengejan. Disertai dengan perdarahan, rasa nyeri yang sangat, serta tonjolan tidak dapat masuk secara spontan.
  • Tingkat IV. Memiliki nama incarcerate. Ambeien yang berupa tonjolan tersebut terus menerus berada di luar bagian dubur. Adanya perdarahan, tonjolan bersifat tetap, rasa nyeri yang terus menerus, serta tidak dapat masuk kembali.
Umumnya gejala yang selalu menyertai adalah adanya pendarahan pada saat buang air besar. Jika anda saat ini sedang dalam keadaan hamil serta merasakan hal-hal yang serupa seperti diatas, maka anda disarankan untuk segera konsultasi ke dokter yang ahli. Jika tidak segera diobati dan ditangani, maka ibu hamil tersebut akan terserang kurang darah atau anemia.

Bahaya lain yang bisa saja terjadi adalah infeksi. Lantas bagaimana cara mencegah terjadinya hemoroid pada ibu hamil? Khususnya bagi ibu yang sedang dalam masa kehamilan, sebaiknya lebih membatasi jumlah persalinan, membatasi peningkatan berat badan, minum air secukupnya, serta selalu tidur dalam posisi miring. Hal ini terutama, bagi para perempuan yang memiliki riwayat kesehatan keluarga yang mengalami ambeien. 

Beberapa ibu hamil juga dapat mengalami ambeien selama menjalani proses persalinan akibat dari tekanan bayi yang sangat kuat. Komplikasi lain setelah melahirkan juga dapat memicu munculnya ambeien. Misalnya lembutnya daerah vagina serta bagian dubur sering menyebabkan ibu-ibu untuk menunda atau menahan buang air besar. Sehingga hal seperti ini akan memicu terjadinya wasir serta sembelit. Diagnosis.
  • Darah pada bagian anus.
  • Prolaps
  • Rasa tidak nyaman pada bagian anus
  • Mengeluarkan semacam lendir
  • Kemungkinan adanya anemia sekunder (walaupun jarang terjadi)
  • Muncul kelainan yang khas pada inspeksi
  • Gambaran yang khas pada anoskopi maupun retoskopi.
Sebelum melakukan tindakan pengobatan, perlu adanya pemeriksaan secara teliti, pada:
  • Riwayat penyakit
  • Pemeriksaan secara fisik yaitu inspeksi serta rektaltouch atau colok dubur.
  • Pemeriksaan dengan menggunakan teropong yaitu anuskopi atau proktoskopiserta rektoskopi.
  • Rontgen atau colon inloop atau biasa disebut kolonoskopi.
  • Pemeriksaan pada darah, urin, maupun tinja sebagai penunjang pemeriksaan.
Ada begitu banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kambuhnya wasir, yaitu:
  • Menghindari mengejan terlalu kuat pada saat buang air besar.
  • Cegah sembelit dengan konsumsi makanan yang kaya serat seperti buah, sayur,  dan kacang-kacangan, serta memperbanyak minum air putih minimal delapan gelas dalam sehari.
  • Jika anda merasa ingin buang air besar, segera lakukan. Jangan di tahan, atau ditunda, sebab dapat menyebabkan tinja menjadi keras.
  • Mengurangi makanan pedas
  • Tidur yang cukup.
  • Jangan terlalu lama duduk.
  • Rutin berolahraga.
Secara umum, ambeien dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
  • Ambeien internal
Pembengkakan yang terjadi pada bagian dalam rektom sehingga tidak dapat dilihat maupun diraba. Pembengkakan jenis ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, karena hanya ada sedikit syaraf yang terdapat pada bagian rektum.

Tanda yang muncul biasanya perdarahan saat buang air besar. Jika ambeien internal ini membesar kemudian keluar ke bagian bibir anus akan dapat menyebabkan sakit yang luar biasa. Ambeien yang terlihat berwarna merah muda ini setelah sembuh akan masuk dengan sendirinya, namun bisa juga perlu didorong agar bisa masuk.
  • Ambeien eksternal.
Ambeien yang menyerang anus sehingga menimbulkan rasa sakit, perih serta gatal. Tika terdosong keluar oleh tinja, ambeien akan mengakibatkan penggumpalan yang dapat menyebabkan ambeien berwarna biru keunguan. Gejala-gejala yang sering kali menyertai ambeien, adalah:
  • Perdarahan pada dubur. Darah yang keluar bisa berupa hanya tetesan namun terkadang juga bisa mengalir deras. Darah berwarna merah muda, umumnya penderita tidak mengalami rasa sakit.
  • Rasa ada yang mengganjal. Setelah buang air besar, ada sensasi rasa seperti mengganjal. Kondisi ini menciptakan kesan bahwa proses buang air besar belum berakhir dengan sempurna, sehingga seseorang cenderung mengejan dengan kuat. Tindakan seperti ini justru akan semakin memperparah kondisi ambeien.
  • Gatal. Hal ini disebabkan karena bagian yang terasa nyeri pada dubur sulit sekali untuk dibersihkan. Virus akan sangat mudah sekali menyebabkan infeksi pada kulit yang memicu adanya rasa gatal.

Kamis, 26 Desember 2013

Biaya Yang Mahal Karena Dampak Dari Kebiasaan Merokok

pack rokokMasyarakat serta pemerintah di Indonesia, setiap tahunnya mengeluarkan anggaran sebesar Rp 186 triliun hanya untuk biaya pengobatan serta penanganan berbagai macam penyakit yang muncul sebagai dampak dari kebiasaan merokok.

Dr Rohadi Budi Prihatin dari Pusat Pengkajian Pengolahan Data mengatakan "Jumlah itu lebih banyak 3 kali lipat jika dibandingkan dari pendapatan cukai rokok resmi yang nilainya sebesar Rp 62 triliun yang diperoleh pemerintah setiap tahunnya"

Beliau mengatakan hal tersebut ketika menjadi pembicara dalam sebuah pertemuan "Pembangunan Komitmen Penerapan Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok" yang dihadiri oleh para tokok masyarakat di Bali serta para staf Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Berdasarkan dari data terakhir yang diperoleh Kementrian Kesehatan, setiap tahunnya ada sekitar 265 miliar batang rokok resmi yang diproduksi oleh semua pabrik rokok yang ada di Indonesia.

merokokDari jumlah total produksi tersebut, uang yang beredar dari industri rokok ada sekitar Rp 250 triliun per tahun. Namun, yang masuk ke pemerintah sebagai pendapatan negara dari cukai rokok hanya sekitar Rp 62 triliun.

Dan sayangnya, biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah serta masyarakat untuk biaya pengobatan penyakit sebagai dampak dari rokok justru lebih banyak jika dibandingkan dengan pendapatan yang diperoleh pemerintah dari rokok.

Beliau menjelaskan bahwa, dana sebesar Rp 186 triliun tersebut merupakan akumulasi dari dana jaminan kesehatan masyarakat yang dikeluarkan oleh pemerintah yang ditambah dengan uang pribadi dari masyarakat. Seperti yang kita ketahui bersama, biaya pengobatan penyakit sebagai dampak dari kebiasaan merokok, seperti paru-paru, stroke, jantung  serta berbagai penyakit yang lainnya, semuanya membutuhkan biaya yang relatif banyak. Semua orang baik tua maupun muda mengenal rokok.

Tidak terkecuali di Indonesia. Di Jawa Timur sendiri sudah ada dua tempat penghasil rokok terbesar yaitu di Kediri dan Surabaya. Dua pabrik ini telah menghidupi banyak pekerja serta dapat menghasilkan jutaan linting tokok per harinya. Sekitar 5,4 juta penduduk di negara berkembang yang meninggal karena rokok di tahun 2005.

bahan kimia dalam rokok
Dan bila keadaan seperti ini terus menerus dibiarkan maka diperkirakan akan ada peningkatan sebesar 8 juta orang yang meninggal pada tahun 2030 disebabkan oleh berbagai penyakit karena kebiasaan merokok. Dan sekitar 80% kasus kematian tersebut  berkaitan dengan rokok serta terjadi di beberapa negara berkembang.

Bahkan WHO, Badan Kesehatan Sedunia memprediksikan akan ada peningkatan sebesar 10 juta jiwa kasus kematian yang terjadi karena dampak dari kebiasaan merokok dan ada sekitar 70% nya terjadi di negara berkebang. WHO juga menyebutkan sekitar 10 negara yang tinggi konsumsi tembakau yaitu di negara China, India, Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, Brazil, Jerman, Rusia, Turki dan Bangladesh. Ada sekitar 6 dari 10 rumah tangga di Indonesia memiliki pengeluaran untuk biaya rokok.

Dan umumnya orang-orang tersebut merokok di dalam rumah. Tentunya, hal seperti ini akan sangat buruk pada kesehatan orang-orang yang ada di dalam rumah tersebut. Asap rokok akan memberikan dampak berbagai macam penyakit, bukan hanya bagi sang perokok sendiri, namun juga bisa berdampak pada orang-orang yang ada disekitarnya. Maka dari itu, mulai sekarang cobalah untuk mengurangi dan menjauhi rokok agar terhindar dari berbagai bahaya penyakit yang sangat merugikan.

Rabu, 25 Desember 2013

Kandungan Dan Manfaat Buah Kesemek

manfaat buah kesemekKesemek, sering disebut sebagai apel jawa karena bentuknya yang mirip dengan buah apel. Namun ternyata buah kesemek memiliki banyak manfaat untuk kesehatan butuh kita.

Buah kesemek memiliki kandungan gizi yang tidak kalah hebatnya dengan apel. Bahkan kesemek memiliki kandungan gizi yang lebih lengkap dan lebih banyak sehingga mengkonsumsi 1 buah kesemek sama dengan mengkonsumsi 2 buah apel sekaligus.

Buah kesemek yang masih muda mengandung zat tanin yang biasanya dinamakan dengan tanin-kaki, yang dapat menimbulkan efek rasa sepat pada buah kesemek. Namun, zat tanin ini akan semakin berkurang seiiring dengan matangnya buah.

Tanin-kaki ini biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pengawet berbagai macam kerajinan tangan, membantu dalam proses pembuatan arak beras di Jepang maupun sebagai bahan campuran untuk metode pengobatan penyakit hipertensi.

Berdasarkan riset yang pernah dilakukan, ternyata kesemek memiliki banyak kandungan zat-zat sangat bermanfaat. diantaranya adalah senyawa banyak antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah munculnya kanker serta menghambat proses penuaan dini.

buah kesemek
Selain itu, mengkonsumsi 1 butir kesemek setiap hari akan dapat mencegah terjadinya pengerasan pada pembuluh darah. Hal ini disebabkan karena kesemek dapat menjaga tekanan darah agar tetap stabil. Dengan adanya kelenturan pembuluh darah serta tekanan darah yang tetap stabil, maka organ jantung anda akan tetap terjaga kesehatannya.

Buah kesemek mengandung karbohidrat, vitamin A, kalsium, fosfor, retinol, vitamin A dan C, polifenol, kalium serta asam askorbat.

Kesemek dapat menjaga kesehatan organ paru-paru, memperkuat organ limpa serta menghilangkan haus karena kandungan airnya yang cukup banyak. Buah kesemek dapat dimakan secara langsung maupun diolah sebagai makanan selingan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan polifenol di dalam buah kesemek dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah sehingga lemak-lemak jahat yang ada dalam tubuh kita menjadi berkurang. Selain itu kesemek juga mengandung kalori, lemak yang baik serta kaya akan serat sehingga dapat menjaga organ pencernaan.

kesemekKandungan flavonoid dan senyawa antioksidan seperti catecin serta gallocatechin ditambah dengan senyawa antikanker yaitu asam betulinic dalam kesemek sangat penting sekali peranannya bagi kesehatan tubuh kita.

Senyawa catechin dalam buah kesemek merupakan agen yang memiliki kemampuan sebagai antiinfeksi, anti peradangan, serta mencegah pendarahan dari pembuluh darah.

Buah kesemek juga mengandung vitamin A, betakaroten, likopen lutein, zeaxanthin serta cryptoxanthin yang memiliki fungsi untuk mempertahankan diri dari serangan radikal bebas yang memiliki peranan aktif dalam berbagai macam penyakit degeneratif dan penuaan dini.

Kandungan zeaxanthin dalam kesemek dapat diserap dengan baik oleh retina di dalam mata sebagai cara untuk melindungi organ mata dari terserang  kebutaan dan penyakit mata seperti katarak.

Di samping itu, buah kesemek juga mengandung zat-zat seperti asam folat, piridoksin serta thiamin. berbagai zat tersebut berperan sebagai agen ganda untuk menjaga kesehatan tubuh kita dengan cara menjaga daya tahan dan kekebalan tubuh kita. Buah kesemek yang masih segar mengandung berbagai mineral penting seperti kalium, tembaga, mangan serta fosfor.

Mangan merupakan agen yang dapat bermutasi sebagai enzim superoksida yang dapat memusnahkan radikal bebas yang kuat sekalipun. Mineral tembaga dalam kesemek merupakan komponen penting dalam pembentukan enzim yang nantinya akan bergabung dengan mangan dan seng dalam menghandurkan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh kita. Selain itu, tembaga juga sangat dibutuhkan oleh tubuh kita untuk memproduksi sel-sel darah merah.

Selasa, 24 Desember 2013

Faktor Resiko Dari Penyakit Jantung

Surabaya,Seperti yang kita ketahui, jantung merupakan organ tubuh yang vital yang memiliki fungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Seperti organ tubuh yang lainnya, jantung juga dapat terserang oleh berbagai macam penyakit.

Yang disebut penyakit jantung adalah suatu kondisi yang dapat menyebabkan jantung tidak mampu melakukan tugasnya dengan baik.

Karena adanya berbagai gangguan serta penyakit yang dapat mempengaruhi kinerja jantung. Penyakit jantung yang umum terjadi adalah jantung koroner yang mampu menyebabkan serangan jantung hingga kematian secara mendadak.

Penyebab dari penyakit jantung kotoner adalah adanya penyempitan serta penyumbatan pembuluh arteri karena akumulasi serta penumpukan zat-zat lemak secara berlebihan pada lapisan dinding nadi pembuluh koroner.

Hal ini umunya dipengaruhi oleh pola makan yang tidak sehat serta gaya hidup yang kurang bergerak, merokok, hipertensi, serta kolesterol yang tinggi sehingga mempegaruhi pembentukan pembekuan darah. Akibatnya, aliran darah ke jantung menjadi terhambat sehingga mengganggu kinerja jantung untuk memompa darah yang akhirnya memicu terjadinya serangan jantung.

Selain itu ada juga penyakit yang lain yang disebabkan adanya kelainan bawaan atau sejak lahir seperti jantung yang tidak sempurna, kelainan pada katup jantung, serta lemahnya otot jantung, penyebab yang lainnya adalah bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada jantung. 

Jantung merupakan organ yang berupa otot, berbentuk kerucut, memiliki rongga serta dengan basisnya di atas dan puncaknya berada di bawah. Puncak atau apex miring ke sebelah kiri. Memiliki berat sekitar 300 g.

Agar jantung berfungsi sebagai pemompa yang efisien , maka otot-otot jantung, rongga atas serta rongga bagian bawah haruslah berkontraksi secara bergantian. Laju denyut jantung atau kerja pokpa ini dikendalikan secara alamiah oleh suatu pengatur irama.

Pengatur irama ini terdiri dari sekumpulan nodus sinotrialis, yang terletak pada bagian dalam dinding serambi kanan. Sebuah impuls listrik yang ditrasmisikan oleh nodus sinotrialis ke kedua serambi akan membuat keduanya dapat berkontraksi secara serentak.

Arus listrik ini kemudian akan diteruskan ke dinding-dinding bilik, yang nanti pada gilirannya akan membuat bilik-bilik tersebut berkontraksi secara serentak juga. Periode kontraksi ini umumnya disebut systole.

Selanjutnya periode ini akan diikuti dengan sebuah relaksasi pendek sekitar 0,4 detik yang biasa disebut diastole, sebelum impuls berikutnya datang. Nodus sinotrialus akan menghasilkan antara 60 hingga 72 impuls seperti ini pada setiap menit, pada saat jantung sedang santai.

Produksi impuls ini juga dikendalikan oleh suatu bagian pada sistem saraf yang disebut sistem saraf otonom, yang dapat bekerja diluar keinginan kita. Sistem listrik built-in inilah yang menghasilkan kontraksi-kontraksi pada otot jantung berirama yang biasa disebut denyut jantung.

Beberapa faktor resiko terserang penyakit jantung koroner, adalah:
  • Umur 45 tahun pada pria
Sangatlah penting sekali bagi pria untuk menyadari suatu kerentanan pada mereka serta mengambil tindakan yang positif untuk mencegah munculnya penyakit jantung.
  • Umur 55 tahun atau telah mengalami menopause dini pada wanita
Wanita yang mengalami menopause dini sebagai suatu akibat dari operasi serta wanita yang berumur 55 tahun, juga diwajibkan untuk menjaga kesehatan tubuh serta organ jantungnya.
  • Riwayat kesehatan keluarga
Riwayat serangan jantung yang pernah dialami oleh salah satu anggota dalam sebuah keluarga seringkali merupakan suatu akibat dari profil kolesterol yang bersifat abnormal.
  • Diabetes.
Mayoritas pengidap diabetes yang meninggal, bukanlah disebabkan karena adanya peningkatan level pada kadar gula dalam darahnya, namun lebih disebabkan karena kondisi komplikasi pada jantung mereka.
  • Rokok
Resiko serangan penyakit jantung pada seorang perokok setara dengan resiko serangan jantung pada individu yang memiliki kelebihan berat badan sekitar 100 pon. Sebenarnya memang tidak mungkin untuk menyamakan keduanya. Salah satu teori yang lebih masuk akal adalah karena racun pada rokok yang masuk dalam tubuh akan mempengaruhi kesehatan seluruh organ di dalam tubuh manusia.
  • Hipertensi
Hipertensi dapat menyebabkan berbagai macam penyakit mengerikan termasuk dapat juga mengakibatkan gagal jantung, maupun penyempitan pembuluh darah jantung serta juga dapat menyebabkan serangan jantung.
  • Obesitas.
Obesitas khususnya obesitas sentral ditandai dengan perut yang buncit adalah bentuk dari kegemukan. Meskipun orang yang gemuk memiliki kecenderungan akan resiko penyakit jantung, terlebih lagi orang yang mengalami obesitas sentral.
  • Gaya hidup
Gaya hidup yang tidak sehat merupakan salah satu penyebab utama dari penyakit jantung serta menggantinya dengan beraneka kegiatan fisik, sungguh merupakan sesuatu langkah yang paling radikal yang dapat diambil.
  • Stress.
Telah banyak sekali penelitian yang telah menunjukkan bahwa ketika seseorang menghadapi stres karena situasi yang sangat menegangkan, dapat menyebabkan terjadinya arithmias jantung. Hal ini terjadi karena sistem listrik yang berjalan secara cepat dan kacau pada bagian jantung, sehingga sangat membahayakan jiwa.

Senin, 23 Desember 2013

Faktor Penyebab Dan Dampak Obesitas

Obesitas atau kelebihan berat badan dapat dialami oleh semua orang, baik tua atau muda, tanpa memandang jenis kelamin, latar belakang sosial, pekerjaan, serta etnis.

Hal seperti ini memang sangat mengkhawatirkan pada beberapa negara sehingga banyak banyak badan atau organisasi yang difungsikan untuk mengatasi tingkat obesitas.

Obesitas dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai macam gangguan kesehatan bagi seseorang yang mengalaminya.  Orang yang mengalami kelebihan berat badan akan rentan terhadap komplikasi dari berbagai macam penyakit seperti diabetes, jantung koroner, serta stroke.

Karena itu memiliki tubuh langsing dan ideal akan lebih menguntungkan bagi kesehatan anda sendiri. Ada berbagai macam faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami obesitas. Diantaranya adalah faktor lingkungan serta genetik.

Perubahan pola makan yang bergeser mengarah ke makanan yang mengandung kalori tinggi serta berubahan gaya hidup modern yang membuat kita kurang bergerak atau kurang aktivitas secara fisik juga dituding sebagai penyebab utama dari terjadinya obesitas yang semakin lama semakin meningkat tajam.
  • Faktor lingkungan.
Banyak mengkonsumsi makanan yang tidak sehat seperti junk food yang memiliki rasa enak namun menyebabkan banyak sekali penyakit yang timbul karenanya. Demikian juga dengan makanan cepat saji. Kurangnya aktifitas fisik seperti olahraga serta bekerja. Selain itu terlalu lama duduk sambil menonton televisi juga dapat meningkatkan penimbunan lemak dalam tubuh kita.
  • Faktor genetika.
Keturunan juga dapat menyebabkan seseorang memiliki potensi untuk menjadi kegemukan atau obesitas, kecenderungan mengalami obesitas akan meningkat sekitar 25 hingga 30%. Dan semakin diperparah dengan adanya lingkungan yang menyukai makanan tinggi kalori serta malah beraktifitas.
  • Faktor penyakit.
Penyakit seperti hipotiroidisme yaitu suatu keadaan dimana efek hormon tiroid dalam suatu jaringan menjadi berkurang, atau penyakit yang terjadi karena kurangnya asupan gizi seperti iodina atau yodium. Kelainan hipotalamus, hipotalamus adalah bagian dari otak yang terdiri dari sejumlah nukleus yang memiliki banyak fungsi yang sangat peka terhadapt steroid, glukokortikoid, glukosa, serta suhu, yang dapat menyebabkan perubahan keseimbangan hormonal di dalam tubuh yang dapat berakibat munculnya penimbunan lemak pada tubuh.


Cara yang sederhana untuk menentukan terjadinya obesitas sentral adalah dengan cara mengukur lingkar perut. Pengukuran lingkar perut umumnya dilakukan pada bagian pinggang  diantara tulang panggul bagian bawah dengan tulang rusuk pada bagian bawah.

Seseorang dapat dikatakan mengalami obesitas sentral jika lingkar perutnya lebih dari 90 cm pada pria, sedangkan wanita ukurannya lebih dari 80 cm.

Selain itu, untuk menetukan keadaan obesitas kita juga bisa menggunakan rumus IMT atau Indeks Massa Tubuh, yaitu dengan mengukur tinggi badan serta berat badan, kemudian membagi berat badan dengan tinggi badan di kuadrat. Berat badan / (tinggi badan x tinggi badan) Contohnya : seseorang dengan berat badan 72 kg serta tingginya 160 cm, maka 72 / (1.6x1.6) = 28.1 (Gemuk)

Orang yang mengalami kegemukan dibandingkan dengan orang yang lebih kurus, akan rentan sekali terserang penyakit-penyakit tertentu. Perawatan penyakit pada orang yang mengalami obesitas seringkali kurang berhasil dengan baik.

Penyakit tertentu diantaranya adalah apendisitis, sirosis, diabetes, penyakit jantung dan pembuluh darah terutama penyakit jantung koroner. Pasien yang mengalami salah satu dari penyakit diatas yang juga mengalami kegemukan, akan lebih mudah untuk diobati bila mereka mau menurunkan berat badan serta mengatur pola makannya.

Maka, bila anda makan lebih sedikit dari yang dibutuhkan oleh tubuh maka akan dapat merubah lemak menjadi tenaga. Jika dalam beberapa hari ataupun beberapa minggu anda makan sekitar 3500 kalori lebih banyak dari yang dibutuhkan oleh tubuh, maka berat badan anda akan naik sekitar 0,5 kg.

Kelebihan berat badan bukan hanya berpengaruh pada lebar pinggang, namun juga kesehatan otak. Beberapa kasus obesitas memang sangat berbahaya bagi otak. 

Menurut sebuah penelitian, obesitas akan secara otomatis mengubah pola makan pada individu. Individu tersebut akan semakin menjadi kecanduan untuk makan bila berat badannya bertambah. Hal ini disebabkan karena otak butuh untuk dipuaskan dengan semua makanan yang manis-manis serta makanan yang berlemak.

Dalam sebuah studi di Amerika telah menemukan kaitan antara obesitas dengan sistem kekebalan tubuh. Pada awalnya obesitas akan mengubah kinerja sistem imun sehingga dapat meningkatkan resiko inflamasi. Inflamasi tersebut kemudian akan mempengaruhi organ otak serta menghancurkan beberapa bagian organ otak.

Hal ini mengakibatkan suasana hati menjadi mudah berubah serta membuat seseorang menjadi susah untuk menghentikan kebiasaan makan secara berlebih. Masih berkaitan dengan inflamasi akibat obesitas, ternyata keadaan ini akan membuat tubuh serta pikiran menjadi mudah stress. Selain itu, lemak pada bagian perut akan membuat ukuran organ otak menjadi mengecil. Sehingga resiko demensia menjadi semakin meningkat pada orang yang mengalami obesitas.

Demensia adalah  suatu istilah yang umumnya digunakan untuk menjelaskan adanya penurunan fungsional yang disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada organ otak. Pernah mendengar diet yoyo? Diet yoyo adalah diet yang cenderung berputar, karena seseorang mengalami peningkatan serta penurunan berat badan yang terus menerus berlanjut.

Diet yoyo mampu membuat berat badan menjadi semakin bertambah. Perputaran ini pun akan mempengaruhi organ otak serta dapat membuat seseorang menjadi cepat stress. Sebuah studi menyebutkan bahwa obesitas mampu merusak memori pada seseorang. Hal ini dikarenakan adanya hormon yang diperoduksi oleh lemak yang dapat menyebabkan inflamasi. Inflamasi ini nantinya akan memberikan pengaruh pada bagian kognitif seseorang yang dapat berakibat seseorang menjadi hilang ingatan.